7/23/2016

Perjalanan Kecil dari Teknik, Langkah Besar untuk Indonesia

Alisia Amanda D
Mahasiswa Baru Teknik Arsitektur UGM 2016
Tema: Dari Teknik, Membangun Jogja Untuk Indonesia Menuju Pentas Dunia

Senayan City, a mixed used development owned by Agung Podomoro Land, designed by DP Architects Singapore, photography by Mario Wibowo, jakarta based architecture and interior photographer, studio in kelapa gading, available for international job.: Yogyakarta Indonesia 2 Days in Yogyakarta: Things You Can’t Miss click to read the full adventure travel blog post tips and guide:
from: pinterest

Insinyur Masa Depan
Menjadi seorang mahasiswa teknik, apalagi yang berkesempatan berkuliah di kota pelajar, Yogyakarta, memang menjadi suatu kebanggaan dan pencapaian besar bagi banyak orang. Sudah seleksi masuknya sulit, masih harus bertanggungjawab dengan beban kuliah yang berat dan menantang, lulusan Fakultas Teknik juga memikul ekspetasi masyarakat terkait dengan peran mereka yang akan datang di proses pembangunan Yogyakarta, dan juga pada skala nasional: Pembangunan Indonesia.

Mahasiswa Teknik, Pasukan Pembangunan
Jika dilihat dari ilmu dan pelatihan selama kurang lebih empat tahun berkuliah, kita memang dibentuk untuk membangun, menciptakan sistem, dan menemukan solusi dari kasus - kasus yang muncul di berbagai bidang ilmu. Lihat saja cabang-cabang program studi dari Fakultas Teknik yang begitu beragam dan spesifik, ada Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Geodesi dan Geomatika, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Mesin, Teknik Nuklir, Teknik Perkapalan, Teknik Perminyakan, Teknik Geologi, Teknik Pertambangan, dan Teknik Sipil.

Tidak peduli program studi mana yang kita pilih, beberapa tahun mendatang kita dipastikan akan terjun dan bersentuhan langsung dengan proyek-proyek pendirian berbagai fasilitas, perbaikan industri, dan percepatan infrastruktur yang diharapkan bisa menaikkan tingkat kemajuan Indonesia dan bermanfaat bagi masyakarat luas. Permintaan atas lulusan Fakultas Teknik untuk urusan pekerjaan dan proyek selalu tinggi dari waktu ke waktu karena Indonesia memang sedang giat-giatnya meneruskan pembangunan infrastukturnya. Bahkan, dilansir dari beberapa media pemberitaan, Indonesia sedang kekurangan tenaga insinyur!

Baca:
Menko PMK: Indonesia butuh banyak lulusan teknik
Indonesia Butuh 2,7 Juta Tenaga Lulusan Teknik
Indonesia Masih Kekurangan Insinyur


Mengapa peran terbesar dalam pembangunan Yogyakarta dan Indonesia ada di tangan Mahasiswa Teknik?
Pertama, Proses pembangunan selalu menyerap sebagian besar lulusan Mahasiswa Teknik. Ini menjadi sebuah keunggulan yang memberikan kesempatan serta tanggungjawab bagi Mahasiswa Teknik untuk berkontribusi dan menerapkan ilmu yang diperoleh selama kurang lebih empat tahun berkuliah. Jika melihat dengan sudut pandang yang lebih luas, berbagai aspek pembangunan seperti ketahanan energi, pelestarian lingkungan, industri produksi, teknologi pangan, infrastuktur dan masih banyak lagi, tergantung pada sumber daya orang-orang yang menjalankannya, yaitu mereka yang menguasai ilmu teknik.

For engineers :):
from: pinterest

Kedua, Mahasiswa Teknik tidak hanya lihai membuat rencana dan inovasi, tetapi juga piawai mengeksekusinya. Bukan hanya perencana cerdas, tetapi juga eksekutor handal, Mahasiswa Teknik sudah terbiasa menjadi orang lapangan yang turun langsung ke lokasi tahap-tahap pembangunan dilakukan untuk memastikan proyek selesai sesuai harapan. Knowledge dan skills ada dalam posisi seimbang, saling bersinergi untuk memperlancar aksi.

Construction Humor Quotes. QuotesGram:
from: pinterest

Ketiga, Mahasiswa Tekniklah yang paling tahu permasalahan – permasalahan yang terjadi di lingkungan masyakarat, karena pembangunan dan inovasi yang dilakukan selalu berorientasi pada penyelesaian kendala dan pelaksanaan solusi terbaik. Mulai dari efektivitas produksi, sistem penyerapan energi, tata letak rumah penduduk, pengelolaan sumber daya alam yang efektif, penyediaan infrastuktur, pengembangan daerah tertinggal, industri ramah lingkungan sampai perencanaan bangunan – bangunan fungsional namun tetap berestetika, Mahasiswa Tekniklah yang berkompeten mewujudkannya.

This Bamboo brigde is about 150 meters, located at Pundong vilage, southern Yogyakarta (Central Java). Every morning, hundred peoples using this slippery bamboo bridge to cross the river, going to the market or school.:
from:pinterest

Perjalanan Kecil dari Teknik, Langkah Besar untuk Indonesia
Yogyakarta, sama seperti kota-kota lainnya, sedang berada di tahapan pembangunan jangka panjang. Sebagai mahasiswa teknik UGM, kita wajib mempersiapkan diri karena nantinya, dalam beberapa tahun ke depan, pembangunan Yogyakarta ada dalam tanggung jawab kita. Peran lulusan teknik lokal diharapkan bisa menyeselaraskan kemajuan infrastruktur dengan kearifan lokal Yogyakarta. Apabila pembangunan nasional masih terlalu besar, jadikanlah Yogyakarta langkah pertama kita, lalu Indonesia selanjutnya. Majunya Indonesia bergantung pada majunya wajah infrastuktur kota-kota di bawah naungannya.

Membangun kota Yogyakarta, dan ikut berpartisipasi di pembangunan nasional Indonesia hingga mampu mengantarkan pamor Indonesia ke mata dunia bukanlah hal yang mustahil bagi Mahasiswa Teknik, karena kita memang ditempa untuk menjadi penggerak pembangunan Indonesia. Siapa lagi yang memiliki kompetensi yang mumpuni untuk ekspansi infrastruktur Indonesia, yang bisa memenuhi harapan-harapan masyarakat tentang Indonesia yang lebih tertata, terstruktur, dan progresif? Ketika kita memutuskan untuk melangkahkan kaki ke dunia teknik, dan menyandang gelar 'Mahasiswa Teknik', we are built to build. 

referensi:
Kompas, Redaksi. Bisnis Keuangan Kompas. December 18, 2012. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/12/18/2203175/Indonesia.Butuh.2.7.Juta.Tenaga.Lulusan.Teknik.. (accessed 20 July, 2016).
PMK, Menko, interview by Redaksi Antara News. Menko PMK: Indonesia butuh banyak lulusan teknik (Februari 28, 2016).
Republika, Redaksi. Dunia Kampus. July 22, 2016. http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/16/07/22/oapu5p284-indonesia-masih-kekurangan-insinyur (accessed July 23, 2016).
Wikipedia. June 24, 2016. https://id.wikipedia.org/wiki/Sarjana_Teknik (accessed July 20, 2016).
Pinterest. pinterest.com

No comments: