7/03/2014

Timewarp

Kelewat selo di pagi hari.


Lagi libur sekolah nih.
Iya, kudu pamer saking jarangnya libur. Libur itu anugrah bagi umat-umat manusia yang bernaung dibawah nama Teladan. Eh, selamat berpuasa buat semua orang yang menjalankannya, ramadhan tahun ini berkah! Aamiin!

Sebelum hari-hari tenang dan kelewat selo seperti sekarang ini, ada beberapa keriuhan dan kesibukan, diikuti kelelahan dan kerempongan tapi rasa bahagia dan lega luarbiasa setelah semuanya berakhir dengan sukses dan sempurna. Yak, ada tiga event baik intern maupun extern sekolah yang numpuk dengan teganya setelah UKK berakhir.

Pemandangan emas, panen padi, tepat didepan rumah.

Sampe-sampe, rapotpun nggak sempet dikhawatirin lagi. Well, pas hari rapotan aja, saya bareng panitia perlengkapan dan dekorasi VOTE'14 (acara tutup tahun intern) malah sibuk gunting kertas sana sini, ngecat ini itu, sementara orangtua kami lagi ngambil rapot di kelas kami masing-masing, entah tersenyum atau mengerutkan kening ketika melihat angka yang tertera.

Malam hari di dua hari sebelum rapotan, saya berada di Pandhawa Camp bersama beberapa panitia LG yang seru abis, melawan kantuk larut malam ketika menyambut peserta Lomba Galang'14, menahan tawa melihat mereka bereaksi dan menebak-nebak rasa dari minuman-minuman yang saya tuangkan ke tangan mereka sebelumnya di pos KIM ke-5. Juga, menolak keinginan untuk menengok ke sekitar, takut menangkap sesuatu yang horror.

Sehari setelah rapotan, yaitu hari H VOTE'2014 saya masih ingat gimana memengnya anak-anak perdek dikejar waktu, diikuti beberapa perubahan sana-sini yang mendadak. Menjelang maghrib kami bernafas lega karena dekorasi selesai juga, tapi kemudian kami kembali tergesa-gesa, mandi, ganti baju dan sholat kemudian kembali ke lokasi untuk makan dan briefing sejam sebelum acara berlangsung.

Acaranya? Alhamdulillah sukses berat! Momen paling luarbiasa adalah ketika Sri Plecit dan Batiga naik ke atas panggung, bergiliran membuat kami semua mengikuti irama, dan juga terhanyut suasana. Yang terakhir ini nih, saya, dan dua teman sekelas saya, Astri dan Nafi, kelewat terhanyut galau, membuat kami bertiga kelihatan seperti cewek desperate dibelakang lapbas, dengan wajah yang semuanya mbrambangi, nyaris nangis. lol. Ada keinginan untuk menghentikan Batiga menyanyi sebelum kami beneran nangis, but in some way, some part of us were enjoying that sadness moment. Rasa sedih itu nggak enak, tapi bikin candu. Kami bertiga punya cerita yang berbeda-beda, tapi satu tema yang sama.

Sedih itu salah satu modal menulis paling mutakhir, actually.

Daaaaan finally, event ex-tern terakhir sebagai kelas 10, Perkemahan Teladan Bhakti'14! Acara ini diselenggarakan sebagai wujud bhakti anak Teladan kepada sekitar, dan tahun ini Desa Sodo lah yang kami sambangi. Banyak banget kegiatan yang kami lakukan, dari mengajar bahasa inggris untuk anak-anak, memberi penyuluhan pupuk pada warga sampai ngecat bangunan desa. Saya di sie konsum, bertanggung jawab atas perut 60 orang lebih di elemen kreativitas, yang 3 hari full itu berkutat dengan berbagai macam bahan makanan didalam rumah warga. Dari motong cabe, bawang, nanak nasi, nyuci wajan. Damn, ternyata masak itu melelahkan juga, kawan. Sangat melelahkan malah.

19-21, LG 2014? Done!
22, TT 2014? Done!
25-27, PTB 2014? Done!

Penghujung kelas 10 yang luarbiasa.

Terlalu banyak mengambil event, saya memang manusia khilaf yang bahagia, tapi sudah berniat tobat kok. Kelas 11, saya mau jadi anak rajin yang tiap malem belajar *tahan tawa*. Inshaa Allah. Kapok meeen ngejer materi satu semester dalam satu malam ketika UKK.

Ohya, tiga hari kemarin itu RTO PSB kan? Well saya tidak terlalu memantau perkembangan, cuma tahu garis besarnya dari temen-temen. NEM tahun ini luarbiasa tingginya, duh calon adek kelas saya memang pinter-pinter semua ternyata. Selamat buat semuanya, atas perjuangan semenjak kelas 3 SMP, dari belajar mati-matian dan rajin bimbel, nggak sempet nafas, apalagi jalan jalan atau sekedar nonton film terbaru, menempuh UN sampai menghadapi deg-degannya RTOnya PSB. Saya juga mengalaminya kok, ngerti banget.

Just some not so wise but hopefully wise words,

Jangan sampai usaha kalian untuk sukses terhambat oleh keberatan kalian pada tempat belajar kalian tiga tahun kedepan ini. Tempat belajar (atau sederhananya, sekolah) TIDAK menentukan sukses tidaknya orang, kalian sendirilah yang punya kendali penuh atas potensi yang kalian punya. Pertanggungjawabkan hal tersebut dengan memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin di tempat yang diberikan Tuhan kepada kalian! :) Nggak cuma dengan belajar keras dan mengejar ranking, SMA lebih dari itu! Terjun ke organisasi yang kalian suka, partisipasi pada acara-acara sekolah, nyoba kegiatan-kegiatan yang masih baru bagi kalian. 

Dan buat calon Teladan'58, adek kelasku tercinta. Selamat datang di Teladan. Saya nggak peduli apakah sekolah ini jadi pilihan keberapamu saat RTO, karena pada akhirnya, lambat laun, saya yakin kalian akan bersyukur bisa berada disini. Teladan itu rumah, sekaligus kehidupan sebenarnya. Teladan itu hangat, tapi juga mendidik kalian bagaimana menghadapi dunia. Sederhananya, Teladan itu keluarga. Tempat sempurna untuk jadi dewasa bareng, belajar bareng, seneng bareng, rempong bareng. Nama kalian tercantum di bawah nama Teladan? Selamat! Kalian tersesat di jalan yang benar! Jangan ragu untuk melangkah lebih jauh lagi ke dalam kehidupan Teladan :)

Betewe, Ed Sheeran sekali lagi bikin saya jatuh cinta sama lagu-lagu buatannya.


Darling, hold me in your arms the way you did last night
And we'll lie in sight for a little while, he wrote
I could look into your eyes until the sun comes up
And we're wrapped in light, in life, in love
Put your open lips on mine and slowly let them shut
For they're designed to be together, oh
With your body next to mine our hearts will beat as one
And we're set alight, we're afire in love.
(Ed Sheeran, Afire Love.)

Malam, deh!

No comments: