1/08/2014

A Full Day with Friends

At some late morning in 7th Jan--sekitar jam 10, saya menyusuri jalan familiar yang setahun yang lalu biasa di lalui untuk ke SMP tercinta. Tapi tempat penuh nostalgia itu bukan tujuan utama, yang jadi tempat singgah untuk pagi ini adalah sebuah restoran cepat saji gak jauh dari SMP. 3 menit jalan kaki dari SMP ke KFC sambil senyam senyum gak jelas, berasa balik jadi anak SMP.

Sampe di KFC, ketemu deh sama sahabat lama, Danti. Baru beberapa detik ketemu kami berdua sadar lolok nya kami masih belum berubah--which is a good thing right? we could laugh at eachother like old times lol. Gak lama, one of my old classmate yang sekarang sesekolah sama Danti juga nyusul. Here he is, Aji yang sekarang tingginya ngalahin saya! ps. cuma beda sekitar 3 cm.



Kayaknya cuma butuh tiga gelas minum, satu snack kecil, beberapa penggal nostalgia serta cerita masa sekarang untuk membuat kami bertiga bisa stay berjam jam disana (oh plus laporan penelitian yang sempet Danti & Aji kerjakan bareng di depan saya, sementara saya langsung badmood gara gara keinget saya juga ada tugas yang sama dan belum selesai) sebelum akhirnya about 1 or 2ish kami bertiga balik ke SMP buat sholat dhuhur.

And theeen Aji pulang, saya & Danti cuss ke Gramedia dan langsung terharu saat melangkah kedalam. Maaan, terakhir kayak gini itu jaman jaman sebelum UN SMP deh. It's been so long. Terlalu banyak buku yang pengen dibeli malah membuat kami berdua kudu muterin gramed selama kurang lebih satu jam untuk menentukan pilihan lol.
Teori Raditya Dika terbukti pada situasi ini, cewek itu kalau belanja bisa ngabisin berjam jam memilih but in the end, kami membeli apa yang pertama kami lihat.
Why? Well i dont know too dude.


Sorenya, setelah ashar saya nonton bareng beberapa temen sekelas di Movie Box Gejayan hohoho. Oke kata 'nonton' sangat tidak tepat untuk saya actually. Ya abisnya sih nontonnya horror, mana saya kuat-_- So literally for the rest of the movie i just close my face with my bag, sometimes snug to my friend and talk randomly to distract myself from the horror soundtrack. Ngajak seorang alisia nonton film horror itu salah besar kawan. Kalau dihitung hitung, mungkin saya cuma lihat 5% dari filmnya hasil ngintip, dan cuma lihat 1% bagian horrornya. Itupun udah bikin kejang.

Bahkan teman saya juga mengakuinya dari statement mengejutkan yang ia keluarkan saat awal film,
"Aku kirain kita gak nonton horror soalnya ada Alisia sih."

Hashtag Ah yaudah sih.


Abis nonton mampir ke ChaCha Milk Tea, first time for meeh. Lumayan asik tempatnya, apalagi karena hangoutnya bareng temen temen. Abis maghrib bareng, akhirnya pada pulang kerumah masing masing, lelah namun dengan pias senyum.

Thanks for the fun guys! (:

No comments: