5/01/2013

Movie Review : IRON MAN 3


Lets consider that some lucks just came to me. Yap. Saya punya tiket Iron Man 3 , 3D digenggaman. Freak out? Yap.

Inilah dia, film pamungkas untuk serial Iron Man. Dari Iron Man, lalu Iron Man 2...dan sekarang serial yang ketiga sekaligus yang terakhir. Tentu saja, karena ini adalah the last one setelah dua film sebelumnya yang spektakuler, banyak orang, termasuk saya sudah berekspetasi tinggi dengan yang satu ini. Bahkan saya mendengar sebuah celetukan ringan, yang membuat siapapun yang mendengarnya bakal nyengir.

"Nyari tiketnya udah susah, antri panjang begini, awas aja kalau filmnya gak bagus. ....Lemparin sepatu nanti!"

Well, you wont. Karena ketika lampu menyala dan credits muncul dilayar...film ini meninggalkan kesan yang sangat mendalam dan para penonton yang speechless. Sebagus itukah? Mari baca sebentar review singkatnya.

Awal film dibuka dengan prolog dari sang bintang sendiri, ya..Tony Stark. Simply, suara khasnya mulai bercerita, sarat akan semacam kekhawatiran. Lalu kita dibawa mundur, menuju sebuah peristiwa..kesalahan sederhana yang menjadi awal semua konflik di film ini. Dan Zaapp kita kembali lagi menuju cerita utama.

-Arian Noveir
Intens. Itulah kata yang menggambarkan keseluruhan film. Penonton disajikan dengan banyak ledakan, beberapa drama yang memainkan perasaan, sisi lain Tony Stark yang lost karena dia kehilangan jati dirinya sementara hubungannya dengan Pepper tidak baik, dan banyak that-most-depressing-moments ketika setelah sekian lama, dalang dibalik kekacauan tidak ditemukan juga dan ketika sudah dihantam, dibanting, dibakar, ditembak, duh ternyata musuh musuh itu hidup kembali. Juga menyinggung beberapa konflik politik. Geregetan rasanya. Tapi tenang saja, smart humour ala Tony Stark tetap ada, bahkan lebih sering daripada dua film sebelumnya, menyelip diantara momen momen berat itu.

"...I have a lot of apologies to make... Nothing's been the same since New York. You experience things, and then they're over. I can't sleep, and when I do I have nightmares. Honestly, there's a hundred people who want to kill me. I hope I can protect the one thing I can't live without..."

Satu poin lagi mengambil andil besar di kesuksesan film ini adalah, teknologi yang jauh lebih canggih. Kostum kostum, ledakan, effect film yang memukau mata. Jalan cerita yang penuh teka teki dibagian awal, kemudian berangsur terungkap satu demi satu dengan apik. Lalu ending sempurna yang berjalan natural, tidak ada kesan dipaksakan karena ini film terakhir. Just one perfect ending that perfectly ends all of the amazing journey.

This film is beyond all of your imaginations and expectations. Standing applause for all of the crews. Just breathtakingly amazing. Dan pasti, saya dan penggemar lainnya bakal kangen berat dengan sosok Tony Stark yang kharismatik ini.

And honestly, saya gak keberatan kok buat menonton ulang lagi!


".....But there's one thing they can't take from me, that
...I'm Iron Man."

No comments: