2/09/2013

Writing

Reverse! My new project!

“Superhero yang mana ini?” tanyaku pada Darren yang kusadari sedang menatapku lekat. Aku kembali meneliti gambar itu, mungkin ada symbol khusus layaknya Batman yang khas dengan symbol kelewar atau Spiderman yang identik dengan laba laba. Suatu kesadaran menghujamku. Dan beberapa detik kemudian mataku melebar, 

Tercekat. 

Bahkan aku langsung bergeser mundur dari posisiku semula. Aku menelan ludah, tanganku mencengkram rerumputan sekitar dan detak jantungku menghentak keras, mengantarkanku pada suatu memori, 

Simbol di seragam figure itu..... 

...adalah milik orang orang berseragam hitam yang melakukan pembantaian di mimpi mimpi ku. Bayang bayang hitam mulai berkelabat dipikiranku, membuatku kabur antara batas nyata dan khayal. 

Simbol itu adalah... Mimpi burukku.

"Kau tahu siapa dia?"

Tak sempat lagi aku melirik cowok itu. Aku bangkit, segera berlari dengan lutut yang sudah melemas. Meninggalkan Darren. Sembari melawan angin, gigiku bergemertak menggigil, ketakutan. Berbisik,

"Siapa dia? Psikopat." jawabku dengan getaran hebat di suaraku.


Bagaimana jika ditengah hidupmu yang hancur, ada seseorang yang menawarkanmu kehidupan baru beserta sepaket kebenaran yang tak pernah kamu tahu? Kompleks lagi, apa dengan mengetahui kebenaran yang tersembunyi itu bisa membuat hidupmu menjadi lebih baik? Or worst?

Tapi Kimberly mengambil tawaran itu mantap, karena itu adalah satu satunya cahaya yang ia lihat didalam kegelapan. Dan itu  adalah satu satunya harapan demi terjawabnya segala tanda tanya yang selalu hadir disetiap langkah dalam hidupnya.

Ia butuh jawaban,
Siapa dia? Bukan sekedar remaja yatim piatu berumur 18 tahun yang kebetulan selalu mengalami mimpi buruk berulang setiap malam kan?

Lebih jauh lagi, ia tidak percaya kebetulan. Entah bagaimana semua yang semu di dunianya seperti sesuatu yang memang sudah direncanakan.

No comments: