4/11/2011

Tanda Tanya, Masih Pentingkah kita berbeda ?

Kemaren saya dan teman SD saya, Amal nonton film Tanda Tanya. Recommended banget. Walau fim ini lumayan berat karena membicarakan agama, banyak komedi kecil menyelingi diantara momen momen berat itu.


Di awal film, ada kejadian penusukan Pastur di depan gereja oleh orang yang tak dikenal. Banyak orang langsung kontra pada kejadian ini karena dianggap disebabkan oleh perbedaan agama. Lalu diperlihatkan pula restoran milik Tan Kat Sun, seorang yang divonis dokter bahwa hidupnya tinggal sebentar lagi. Restoran ini menyediakan babi, namun mereka sangat menghormati umat Islam, karenanya semua alat masak, piring, sendok garpu untuk memasak selain babi pasti dipisah dengan yang untuk babi. Ia menjalankan usahanya bersama istrinya dan anaknya, Hendra. Namun sayangnya, Hendra sangat membantah kepada kedua orangtuanya, dan cukup membenci islam. Di restoran tersebut, ada seorang muslim yang bekerja disana, namanya Menuk. Ia sangat akrab dengan keluarganya Tan Kat Sun. Tak lama, diketahui bahwa Menuk dan Hendra dulu pernah menjalin kasih, tetapi Menuk lebih memilih menikahi lelaki lain, Soleh, karena memiliki persamaan agama.

Di lain sisi, ada juga seorang lelaki bernama Surya yang beragama Islam, sedang melaksanakan proses syuting. Ia cukup menyesali hidupnya, karena selama 10 tahun ia hanya menjadi pemeran figuran, dan ia terus menerus ditagih ibu kosnya karena belum membayar kos. Di bagian lain, ada seorang ibu bernama Rika. Ia baru saja bercerai dan pindah agama, dari islam ke kristen. Hal ini membuat para tetangganya sering men cemooh Rika. Tetapi Rika terus sabar. Ia juga memiliki seorang anak bernama Abi, beragama islam. Rika dan anaknya cukup sering bertentang, karena anaknya tidak setuju ibunya pindah agama.

Flash, Surya dan Rika semakin dekat, bahkan Surya rela menemani Abi untuk mengaji di Masjid. Rika tahu bahwa Surya memiliki kendala uang, oleh karena itu Rika sering mentraktir Surya makan. Tan Kan Sun masih tidak bisa mendekati anaknya, dan Hendra juga masih hidup dengan luka di hati karena ditinggal Menuk. Suatu hari, Surya ditawari Rika untuk berperan menjadi Yesus di acara paskah mendatang, Surya agak risau, karena ia takut ia akan terpengaruh dan berpindah agama., Namun karena ia butuh uang dan tidak bisa menolak tawaran Rika, ia akhirnya mau.

Flash Flash and Flash.
Terjadi kerusuhan di restaurant Tan Kan Sun karena banyak warga Islam memprotes kepada Hendra yang sekarang menggantikan ayahnya yang sakit, karena restorannya buka pada hari ke 2 lebaran, padahal para pekerja belum sempat berlibur. Tak lama, Tan Kan Sun meninggal dunia.

Flash again.
Rika membaca sebuah buku dan dibacanya keras keras,
Semua manusia didunia ini, berjalan sendiri. Sendiri dengan jalan setapaknya masing2, dengan satu tujuan. Ya satu tujuan. Semakin lama, tujuan itu makin jelas, semakin terlihat. Ternyata tujuan itu adalah TUHAN.
Bermakna, bahwa tak ada agama yang salah, karena semua agama mengajarkan untuk taat kepada Tuhan, dan mengajarkan tentang kebaikan. Mungkin hanya caranya saja yang berbeda.

Flash, suami Menur yang saat itu menjadi TNI sedang menjaga gereja. Tak lama, dia menemukan bom dibawah gereja. Ia berlari, namun bom itu meledak, dan ia meninggal. Hendra mengubah nama restaurantnya menjadi Soleh Chinese Restaurant, dan ia pindah agama menjadi Islam. Segalanya berubah menjadi lebih baik di akhir film.

Kenapa tanda tanya?
Karena pembuat film membiarkan para penonton menafsirkan arti film itu sendiri.

No comments: